Social Icons

Pages

Kamis, 18 Oktober 2012

Foto Bugil Novi Amalia Beredar, Ini Komentar Kapolsek!




Foto telanjang atau bugil Novi Amalia, sopir berbikini yang tabrak 7 orang beredar.  Penyebar foto asusila itu belum diketahui, namun Kapolsek telah memberikan pernyataan.  Apa kata Kapolsek?

Perawatan wajah yang dilakukan Novi mungkin membuatnya beruntung menjadi seorang model.  Namun mobil yang dikendarainya malah membuatnya nahas.  Kasus kecelakaan yang menimpanya belum selesai namun muncul pemberitaan baru, tentang beredarnya foto bugil dirinya.

Foto yang beredar di media sosial dan BlackBerry Messenger itu memperlihatkan novi mengenakan bra biru toska dan celana pendek dengan rambut awut-awutan.

Novi berdiri dan tergeletak di sofa hijau.  Ia seperti sedang berpose laiknya seorang model. Kedua lengannya terborgol di belakang. Dan di salah satu foto, astagfirullah, bagian intim tubuhnya bahkan tampak jelas.

Tersebarnya foto itu pun membuat Cris Sam Sewu, pengacara Novi mengambil tindakan.  Rencananya, Chris akan mencari bukti-bukti yang sesuai dengan fakta jika memang perbuatan itu dilakukan oleh oknum polisi.

"'Pemilik rumah' (Polsek Taman Sari) harus bertanggung jawab. Kalau memang itu polisi akan kita laporkan ke Provost. Bayangkan perlakuan orang yang harusnya mengamankan terhadap korban malah dibeginikan," sesal Cris kepada wartawan.

Ia juga akan melaporkan masalah penyebaran foto tersebut ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).  Sementara Kapolsek Taman Sari, Jakarta Barat, Komisaris Polisi Maulana Hamdan mengatakan tidak ada perbuatan asusila terhadap novi.

Maulana mengaku tidak tahu siapa yang mengambil dan ia memastikan tidak ada pihak manapun yang melakukan perbuatan asusila.  Novi dijaga minimal tiga anggota polisi.  Saat berada di kantor polisi itu, Novi juga dijaga perwira pengawas agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya perintahkan jangan kamu tinggalkan kurang dari tiga orang untuk menghindari isu-isu asusila. Tidak ada yang menyentuh yang bersangkutan walaupun dengan dalih ganti pakaian," ujar Maulana.

Saat itu Polwan pun diperintahkan mencari kain sarung guna menutupi aurat Novi.  "Polwan mendapat perlawanan, dicakar, diludahi, dan ditendang," katanya.
 

Sample text

Sample Text

Sample Text