Tampilkan postingan dengan label joko widodo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label joko widodo. Tampilkan semua postingan
Jumat, 29 Maret 2013
Jokowi Tidak Masuk Daftar Survei Capres Alternatif LSJ
Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis nama-nama capres alternatif. Nama Joko Widodo alias Jokowi yang selalu di posisi teratas di beberapa lembaga survei kini tak masuk daftar LSJ. Mengapa demikian?
Di Jakarta memang tak sulit menemukan tempat yang jual wine. Berbicara soal Jakarta, Lembaga Survei Jakarta tidak memasukkan nama Gubernur DKI Jokowi pada daftar capres alternatif. Padahal, di banyak lembaga survei, nama Jokowi selalu berada di puncak.
Igor Dirgantara, peneliti LSJ mengatakan bahwa tidak masuknya Jokowi dikarenakan ia telah identifikasi ke PDIP. Sementara komentar lain dilontarkan Poll-Tracking Institute Hanta Yuda. Jokowi tak masuk survei LSJ menjadi salah satu alasan yang membuat menteri BUMN Dahlan Iskan unggul sebagai capres alternatif.
Di posisi teratas nama Dahlan Iskan memang muncul dengan perolehan 17,2 persen. Sedangkan posisi terbawah ada Anies Baswedan. Survei ini dilakukan di 33 provinsi pada 4 hingga 16 Maret. Sebanyak 1225 orang dilibatkan dengan teknik wawancara responden. Berikut ini daftar selengkapnya:
1. Dahlan Iskan: 17,2 persen
2. Mahfud MD: 13,1 persen
3. Rhoma Irama: 10,8 persen
4. Abraham Samad: 5,2 persen
5. Sri Mulyani Indrawati: 3,9 persen
6. Chairul Tanjung: 3,6 persen
7. Djoko Suyanto: 2,8 persen
8. Rizal Ramli: 2,5 persen
9. Pramono Edhie Wibowo: 1,9 persen
10. Irman Gusman: 1,4 persen
11. Gita Wirjawan: 1,3 persen
12. Anies Baswedan: 1,1 persen
Minggu, 30 September 2012
Jokowi Mengundurkan Diri sebagai Wali Kota Solo
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Joko Widodo hari ini mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari jabatan Wali Kota Solo. Jokowi mengundurkan diri namun tugasnya masih sebagai Wali Kota Solo.
Sosial media ternyata tak hanya dimanfaatkan para pebisnis sebagai Twitter Marketing misalnya. Update info terbaru pun dimanfaatkan masyarakat tak terkecuali ucapan selamat atas terpilihnya Jokowi, membanjiri Facebook dan Twitter.
Diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Solo, Budi Suharto, surat pengunduran diri tersebut akan dibahas dalam rapat paripurna DPRD Solo.
"Kami segera serahkan surat pengunduran diri dari wali kota. Di mana secara materiil, beliau menyatakan berhenti," kata Budi, Senin, (1/10).
Dilampirkan pula dalam surat tersebut berita acara hasil penetapan dari KPUD Jakarta yang menetapkan Jokowi dan Ahok sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih.
Sabtu pagi lalu, (29/9) Jokowi telah mengambil surat penetapan yang dibawa ke DPRD Solo kemudian ke Gubernur, lalu ke Mendagri. "Surat ini akan menjadi bukti bahwa saya resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta," ucap Jokowi.
Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Provinsi DKI Jakarta oleh KPU DKI, pasangan nomor urut 1, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli memperoleh suara sebesar 2.120.815. Sedangkan, pasangan calon nomor urut 3, Jokowi-Ahok, unggul dengan perolehan suara sebesar 2.472.130. Selisih suara 351.315.
Langganan:
Postingan (Atom)
